<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Widarta - Manusia Biasa &#187; renungan</title>
	<atom:link href="http://widarta.com/category/renungan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://widarta.com</link>
	<description>Manusia biasa yang mengerjakan hal biasa dan berharap biasa biasa saja ™</description>
	<lastBuildDate>Tue, 12 Jan 2010 00:23:02 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.6</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Jika.. Kita bisa chatting dengan Tuhan.</title>
		<link>http://widarta.com/renungan/jika-kita-bisa-chatting-dengan-tuhan/</link>
		<comments>http://widarta.com/renungan/jika-kita-bisa-chatting-dengan-tuhan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 03 Dec 2008 10:09:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>admin</dc:creator>
				<category><![CDATA[renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://widarta.com/?p=47</guid>
		<description><![CDATA[Sign in&#8230;
TUHAN :
Kamu memanggilKu ?
AKU :
Memanggilmu?
Tidak.. Ini siapa ya?
TUHAN :
Ini TUHAN.
Aku mendengar doamu.
Jadi Aku ingin berbincang-bincang denganmu.
AKU :
Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik.
Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk .
TUHAN :
Sedang sibuk apa? Semut juga sibuk.
AKU :
Nggak tau ya.
Yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikitpun.
Hidup jadi seperti diburu-buru.
Setiap waktu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong>Sign in&#8230;</strong></p>
<p><strong>TUHAN </strong>:<br />
Kamu memanggilKu ?</p>
<p><strong>AKU </strong>:<br />
Memanggilmu?<br />
Tidak.. Ini siapa ya?</p>
<p><strong>TUHAN </strong>:<br />
Ini TUHAN.<br />
Aku mendengar doamu.<br />
Jadi Aku ingin berbincang-bincang denganmu.</p>
<p><strong>AKU </strong>:<br />
Ya, saya memang sering berdoa, hanya agar saya merasa lebih baik.<br />
Tapi sekarang saya sedang sibuk, sangat sibuk .</p>
<p><strong>TUHAN </strong>:<br />
Sedang sibuk apa? Semut juga sibuk.</p>
<p><strong>AKU </strong>:<br />
Nggak tau ya.<br />
Yang pasti saya tidak punya waktu luang sedikitpun.<br />
Hidup jadi seperti diburu-buru.<br />
Setiap waktu telah menjadi waktu sibuk.</p>
<p><strong>TUHAN </strong>:<br />
Benar sekali.<br />
Aktivitas memberimu kesibukan.<br />
Tapi produktivitas memberimu hasil.<br />
Aktivitas memakan waktu, produktivitas membebaskan waktu.<br />
<strong>AKU </strong>:<br />
Saya mengerti itu.<br />
Tapi saya tetap tidak dapat menghindarinya.<br />
Sebenarnya, saya tidak mengharapkan Tuhan mengajakku chatting seperti ini..</p>
<p><strong>TUHAN </strong>:<br />
Aku ingin memecahkan masalahmu dengan waktu, dengan memberimu beberapa petunjuk.<br />
Di era Internet ini, Aku ingin menggunakan medium yang lebih nyaman untukmu daripada mimpi misalnya.</p>
<p><strong>AKU </strong>:<br />
OKE, sekarang beritahu saya, mengapa hidup jadi begitu rumit?</p>
<p><strong>TUHAN </strong>:<br />
Berhentilah menganalisa hidup.<br />
Jalani saja.<br />
Analisalah yang membuatnya jadi rumit.</p>
<p><strong>AKU </strong>:<br />
Kalau begitu mengapa kami manusia tidak pernah merasa senang?</p>
<p><strong>TUHAN </strong>:<br />
Hari ini adalah Hari esok yang kamu khawatirkan kemarin.<br />
Kamu merasa khawatir karena kamu menganalisa.<br />
Merasa khawatir menjadi kebiasaanmu.<br />
Karena itulah kamu tidak pernah merasa senang.</p>
<p><strong>AKU </strong>:<br />
Tapi bagaimana mungkin Kita tidak khawatir jika Ada begitu banyak ketidakpastian.<br />
<strong>TUHAN </strong>:<br />
Ketidakpastian itu tidak bisa dihindari.<br />
Tapi kekhawatiran adalah sebuah pilihan.</p>
<p><strong>AKU </strong>:<br />
Tapi begitu banyak rasa sakit karena ketidakpastian.</p>
<p><strong>TUHAN </strong>:<br />
Rasa sakit tidak bisa dihindari,<br />
Tetapi penderitaan adalah sebuah pilihan.</p>
<p><strong>AKU </strong>:<br />
Jika penderitaan itu pilihan, mengapa orang baik selalu menderita?</p>
<p><strong>TUHAN </strong>:<br />
Intan tidak dapat diasah tanpa gesekan..<br />
Emas tidak dapat dimurnikan tanpa api.<br />
Orang baik tidak dapat melewati rintangan, tanpa menderita.<br />
Dengan pengalaman itu hidup mereka menjadi lebih baik, bukan sebaliknya.</p>
<p><strong>AKU </strong>:<br />
Maksudnya pengalaman pahit itu berguna?</p>
<p><strong>TUHAN </strong>:<br />
Ya.<br />
Dari segala sisi, pengalaman adalah guru yang keras.<br />
Guru pengalaman memberi ujian dulu, baru pemahamannya.</p>
<p><strong>AKU </strong>:<br />
Tetapi, mengapa kami harus melalui semua ujian itu?<br />
Mengapa kami tidak dapat hidup bebas dari masalah?<br />
<strong>TUHAN </strong>:<br />
Masalah adalah rintangan yang ditujukan untuk meningkatkan kekuatan mental.<br />
Kekuatan dari dalam diri bisa keluar melalui perjuangan dan rintangan, bukan dari berleha-leha.</p>
<p><strong>AKU </strong>:<br />
Sejujurnya, di tengah segala persoalan ini, kami tidak tahu kemana harus melangkah&#8230;</p>
<p><strong>TUHAN </strong>:<br />
Jika kamu melihat ke luar, maka kamu tidak akan tahu kemana kamu melangkah.<br />
Lihatlah ke dalam.<br />
Melihat ke luar, kamu bermimpi. Melihat ke dalam, kamu terjaga.<br />
Mata memberimu penglihatan. Hati memberimu arah.</p>
<p><strong>AKU </strong>:<br />
Kadang-kadang ketidakberhasilan membuatku menderita.<br />
Apa yang dapat saya lakukan?</p>
<p><strong>TUHAN </strong>:<br />
Keberhasilan adalah ukuran yang dibuat oleh orang lain.<br />
Kepuasan adalah ukuran yang dibuat olehmu sendiri.<br />
Mengetahui tujuan perjalanan akan terasa lebih memuaskan daripada mengetahui bahwa kau sedang berjalan.<br />
Bekerjalah dengan kompas, biarkan orang lain berkejaran dengan waktu.</p>
<p><strong>AKU </strong>:<br />
Di dalam saat-saat sulit, bagaimana saya bisa tetap termotivasi?<br />
<strong>TUHAN </strong>:<br />
Selalulah melihat sudah berapa jauh kamu berjalan, daripada masih berapa jauh kamu harus berjalan.<br />
Selalu hitung yang harus kamu syukuri, jangan hitung apa yang tidak kamu peroleh.</p>
<p><strong>AKU </strong>:<br />
Apa yang menarik dari manusia?</p>
<p><strong>TUHAN </strong>:<br />
Jika menderita, mereka bertanya &#8220;Mengapa harus aku?&#8221;.<br />
Jika mereka bahagia, tidak Ada yang pernah bertanya &#8220;Mengapa harus aku?&#8221;</p>
<p><strong>AKU </strong>:<br />
Kadangkala saya bertanya, siapa saya, mengapa saya di sini?</p>
<p><strong>TUHAN </strong>:<br />
Jangan mencari siapa kamu, tapi tentukanlah ingin menjadi apa kamu.<br />
Berhentilah mencari mengapa saya di sini.<br />
Ciptakan tujuan itu.<br />
Hidup bukanlah proses pencarian, tapi sebuah proses penciptaan.</p>
<p><strong>AKU </strong>:<br />
Bagaimana saya bisa mendapatkan yang terbaik dalam hidup ini?</p>
<p><strong>TUHAN </strong>:<br />
Hadapilah masa lalumu tanpa penyesalan.<br />
Peganglah saat ini dengan keyakinan.<br />
Siapkan masa depan tanpa rasa takut.</p>
<p><strong>AKU </strong>:<br />
Pertanyaan terakhir, Tuhan.<br />
Seringkali saya merasa doa-doaku tidak dijawab.</p>
<p><strong>TUHAN </strong>:<br />
Tidak Ada DOA yang tidak dijawab.<br />
Seringkali jawabannya adalah TIDAK.<br />
<strong>AKU </strong>:<br />
Terima kasih Tuhan atas chatting yang indah ini.</p>
<p><strong>TUHAN </strong>:<br />
Oke.<br />
Teguhlah dalam iman, dan buanglah rasa takut.<br />
Hidup adalah misteri untuk dipecahkan, bukan masalah untuk diselesaikan.<br />
Percayalah padaKu.<br />
Hidup itu indah jika kamu tahu cara untuk hidup.</p>
<p><strong>&#8230;&#8230;&#8230;TUHAN has signed out</strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://widarta.com/renungan/jika-kita-bisa-chatting-dengan-tuhan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>36</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

