Semuanya Jadi Korban Kebijakan UU ITE

Sudah sering kita dengar dimana sebuah kebijakan yang dibuat tanpa melibatkan pihak-pihak yang mempunyai kepentingan dengan kebijakan itu, kemudian berakhir dengan berbagai masalah. Kejadian terakhir, kebijakan pemerintah yang dilandasi oleh undang undang baru yaitu UU ITE, tentang pemblokiran situs beberapa situs seperti youtube.com myspace.com, rapidshare.com, metacafe.com, yang kemudian kebablasan sampai akhirnya situs seperti multiply.com ikut kena imbasnya.

Seperti sudah dibahas di berbagi tulisan, pemblokiran ini memang kebablasan, karena layaknya membunuh nyamuk dengan meriam. Situs yang berguna diblokir hanya karena oknum iseng yang menyebarkan informasi “film fitna” menggunakan situs-situs tersebut. Hal ini tentu saja mengakibatkan reaksi keras dari para pengguna internet. Sampai ditelanjanginya lubang keamanan situs depkominfo dan partai golkar. Dan yang terakir situs lcki [lembaga cegah kejahatan indonesia] kena getahnya..

Kemudian berimplikasi pada kasus lama, perseteruan para pakar telematika yang dengan menuduh para blogger yang melakukan kejahatan internet ini. Entah kapan perseteruan ini berakhir, mungkin saat sudah lebih banyak rakyat indonesia mengerti Ctrl+C dan Ctrl+P atau dengan diundang ke sebuah dialog terbuka.

Siapa jadi korban? Sudah bisa kita lihat dengan jelas. Semua jadi Korban. Pengguna internet yang kehilangan situs kesayangannya tanpa tau apa salah mereka, pemilik situs yang situsnya dikerjain dan juga semakin meruncingya perseteruan antara para pakar telematika yang katanya pintar yang mungkin akan berlanjut ke meja hijau seperti kasus lama.

Seharusnya. Pemerintah lebih hati-hati dalam membuat suatu keputusan atau undang-undang, melihat implikasinya terhadap kehidupan masyarakat. Sekali lagi. Jangan sampai malah memundurkan era digital dan kebebasan berbicara & kebebasan informasi. Mengurus hal yang lebih penting seperti spam di dunia online, atau antre elpiji berbagai bencana parah di dunia nyata. Meskipun sudah dibicarakan di pertemuan ini, dengan hasilnya , kita harap kejadian seperti ini tidak akan terulang lagi di masa depan dengan sebelumnya menerima usulan dari berbagai pihak..

Jika anda merasa dirugikan oleh keputusan pemerintah ini. Anda bisa mengikuti petisi online yang menghentikan diblokirnya situs-situs yang bermutu..

Silahkan BERGABUNG SALAM PETISI ONLINE INDONESIA – WWW.PETISIONLINE.COM

19 thoughts on “Semuanya Jadi Korban Kebijakan UU ITE

  1. Pingback: Mari Kita Dukung Pembukaan Blokir Situs Bermutu - Dexno, My Online Earning Journey

  2. pokoknya jangan sampai andaka.com diblokir. hahaha…
    jaman dulu ada pembredelan, skr pembredelan situs…

  3. @brokencode : setuju. Master Selang.. kangan seharusnya komen nih. Dimana-mana selalu ada selangkangan. Peluang bisnis tu master :D

  4. bos katanya .blogspot.com juga di blokir hari ini. tapi saya ga tahu benarnya :D soalnya dibuka dari sini bisa :D

  5. Pingback: Terima Kasih Bank Ekonomi - Dexno, My Online Earning Journey

  6. mau dibawa kemana rakyat ini mau dibawa pada zaman purba dimana kita tidak lagi menggenal yang namanya tekhnologi dmna kita akan membunuh bila bertatap muka dengan manusia lain dimana kita akan menyalakan api dengan batu dan makan daging mentah……..
    apa yang mereka pikirkan kemana kreasi anak bangsa disalurkan kecuali bila pmerintah indonesia menginginkan kebodohan untuk rakyat nya
    saya setuju dengan kalimat yang saya kutip ini daripada pemblokiran web “kebodohan adalah missi utama dan kemiskinan adalah langkah utama dan pemblokiran adalah tujuan utama ”
    “bila pemblokiran ini truzz terjadi ”
    setuju ga bung ?

  7. bukannya makin maju, malah smakin mundur aja indonesia di bidang tehnologi. nggak malu apa sama negara2 tetangga? pemerintah sukanya cuman buat undang2 baru, ngatur ini kek, ngatur itu kek, tapi gak pernah mikir dampaknya pada masyarakat luas. hmmmm

  8. Walaupun blog saya tidak bermutu, tetapi juga dicekal di beberapa warnet dan harus meminta kepada admin untuk dibuka blokirnya jika ingin tetap mengaksesnya….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>