Kangen band – Ada Apa denganmu

Hiks. ga nyambung ya “ada apa denganmu” ada di liriknya peterpan.

Iseng liat-liat gosip ternyata ada yang heboh dengan band ini. *baru nyadar juga, udah lama ngak nonton tv dan acara gosip selebnya .. bukan masalah achmad dani ama maya ratu yang ladi negosiasi masalah poligami mereka.. Tapi tentang band yang baru naek daun..
Ternyata begitu banyak yang tidak suka dengan band ini, entah apa dasarnya. Sampai sampai ada yang membuat lagu “rap” yang memaki maki band yang satu ini seperti diulas oleh kompas..

Sampai ada beberapa anak muda yang dengan semangatnya membuat sebuah group di friendster yang gilak, angootanya sampai 2000 lebih dan hanya bertujuan mencaci maki band yang satu ini.. Kata-katanya bahkan bisa dibilang jauh dari “manusiawi” dan sangat tidak wajar diucapkan oleh orang perpendidikan ;) . [baca aja komentar2 mereka]

Konto*, Anj**t, T*i #:-S… sapa ngajarin maki-maki orang sampe segitunya ya, dan herannya lagi ada cewek cewek cantik yang ikut ngomong ngak karuan “kangen band sampah!!!!!” bahkan sampai menghina fisik anggota kangen band, meskipun setelah dilihat di profilenya, para pemaki itu ada juga yang lebih hancur ;) ).. bcanda.. tapi ada benernya ;) )

Jadi mengingat balik ke belakang, hal ini juga dulu pernah terjadi saat SID meneken kontrak dengan major label. Mungkin ada kaitannya antara pilihan dan perselisihan antara para musisi “muda” yang memilih jalur indie label atau major label.. Permasalahannya simple, kaum indie mengangap major label adalah kapitalis yang hanya mengeruk keuntungan. Sedangkan yang memilih jalur major label mungkin berpikiran musik mereka bisa menjadi industri dan $$ yang “lumayan”.

Keadaan lebih diperparah dengan komentar pedas musisi senior sekelas David Naif

Tega bener. Mau dikemanain musik Indonesia. ‘Kangen Band’ please deh jangan band-band kayak gitu lagi yang dikeluarin

Mungkin sebaiknya musisi sebesar david tidak mengeluarkan statement seperti itu, karena jujur aja, awalnya musik naif juga serasa kampungan bagi saya. Tapi akhirnya saya suka banget, karena itu jadi ciri khas klasiknya naif. Sama dengan seurius yang awalnya aneh saya denger.. tapi akhirnya ya suka banget… :D

Apa semua ini karena iri hati, saat seseorang mencapai sesuatu yang lebih baek dengan cara yang berbeda dengan kita…

Kesimpulan saya seh… Aliran musik banyak, jangan terlalu meng-agung2 khan aliran kita. Laen padang laen belalang gitu ya… laen orang laen juga senengnya.. trus kalo ada yang sukses dengan musik “emo”, yang aliran “hard rock” atau “rap” juga harus bisa..

Intinya kayak gitu itu ngak baek…. lah… :D .. Kasian bangsa kita… OK.. Peace ;)